9 Emulator Android Ringan & Terbaik 2020 Untuk PC/Laptop

Emulator Android adalah sebuah aplikasi komputer yang menyimulasikan Android sehingga pengguna bisa membuka game atau aplikasi Android di PC dan laptop. Emulator Android merupakan solusi yang paling mudah digunakan khususnya untuk kamu yang suka bermain game Android di laptop atau PC.

Dibandingkan dengan menggunakan OS Android untuk PC, emulator lebih mudah digunakan. Hal ini dikarenakan kita tidak perlu install sistem operasi Android tersebut pada PC yang langkahnya cukup rumit. Kita hanya perlu menginstall aplikasi emulator seperti melakukan install software pada umumnya.

Saat ini ada lebih dari 10 Emulator Android yang tersedia secara gratis. Semua emulator tersebut memiliki keunggulannya masing-masing. Kami telah mencoba hampir semua emulator tersebut dan memilih 9 emulator Android terbaik yang bisa kamu coba.

Berikut adalah emulator android untuk PC yang ringan dan terbaik 2020.

1. GameLoop (Tencent Gaming Buddy)

Tampilan gameloop emulator android di pc

GameLoop merupakan emulator Android terbaik khusus untuk para gamers yang ingin memainkan game Android di PC. Pengembang dari aplikasi ini adalah Tencent yang memang terkenal dengan game-nya seperti PUBG, AOV dan lainnya. Dengan teknologi yang mereka miliki, Tencent mampu menciptakan emulator yang teroptimasi dengan baik untuk berbagai game.

GameLoop sebelumnya bernama Tencent Gaming Buddy. Emulator Android ini memiliki fitur yang sangat lengkap untuk mendukung kita dalam bermain game. Seperti fitur keyboard mapping, menu pengaturan grafik yang lengkap dan pilihan game berkelas terbaru yang sudah teroptimasi. Asalkan spesifikasi laptop atau PC kita mumpuni maka game di emulator ini akan berjalan dengan lancar.

Spesifikasi Minimal:

  • CPU: Dual-core 1.8 GHz.
  • RAM: 3GB.
  • VGA: NVIDIA GeForce 8600/9600GT, ATI/AMD Radeon HD2600/3600 atau yang setara.
  • OS: Windows 7, 8 dan 10.

2. MEmu Play

Antarmuka memu play emulator android pc ringan

MEmu Play merupakan emulator Android paling ringan untuk PC. MEmu juga didesain khusus untuk para gamers dengan dilengkapi keyboard mapping. Jika kamu menggunakan PC atau laptop kentang maka MEmu bisa menjadi pilihan yang patut dicoba. Pada spesifikasi rendah MEmu lebih stabil dibandingkan emulator Android lainnya.

Hal yang paling penting untuk meningkatkan performa aplikasi ini adalah pastikan virtualisasi hardware (Intel VT-x/AMD-V) telah diaktifkan. Biasanya virtualisasi sudah aktif secara default. Namun jika belum, kamu bisa mengaktifkannya dari BIOS.

Spesifikasi minimal:

  • CPU: Dual core Intel atau AMD.
  • RAM: 2GB.
  • OS: Windows XP ke atas.

3. Nox Player

Emulator android nox player

Jika kamu menginginkan emulator Android yang tidak hanya untuk gaming maka Nox Player bisa menjadi pilihan yang tepat. Nox memiliki fitur yang sangat banyak mulai dari gaming support seperti 2 emulator sebelumnya, fitur root, recording, pengaturan FPS dan lainnya. Sayangnya Nox sering mengalami lag khususnya pada spesifikasi PC yang rendah.

Spesifikasi minimal:

  • OS: Windows XP dan di atasnya.
  • Processor: Dual-Core CPU.
  • RAM: 2 GB

4. LDPlayer Android Emulator

Tampilan ldplayer versi 4

LDPlayer juga terkenal dengan performanya yang ringan. Emulator yang satu ini didesain khusus untuk bermain game. Fitur andalannya adalah kemampuannya dalam membuka game yang sama secara simultan. Dalam hal kestabilan, LDPlayer sangat stabil karena game yang tersedia sudah dioptimasi. LDPlayer juga mempunyai fitur root yang dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dengan mudah.

Spesifikasi minimum:

  • Processor: Intel atau AMD CPU Processor x86 / x86_64.
  • OS: Windows XP atau di atasnya.
  • RAM: 2GB

5. BlueStacks Emulator Android for PC

Menu awal pada bluestacks

Emulator ini sangat populer dan memiliki fitur gaming yang sangat lengkap. Jika laptop atau PC kita keluaran terbaru dengan spesifikasi yang tinggi maka BlueStacks terbaru adalah pilihan yang tepat. BlueStacks juga sudah mengoptimasi banyak sekali game. Bahkan game-game terbaru juga sudah tersedia di sana.

Saat ini BlueStacks mengklaim bahwa sistemnya 6x lebih cepat dibandingkan mayoritas HP Android. Aplikasi ini juga memiliki fitur macro dan script yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk menerapkan script dan macro pada permainan.

Spesifikasi minimum:

  • OS: Microsoft Windows 7 dan di atasnya.
  • Processor: Intel atau AMD Processor.
  • RAM: 2GB.

6. Genymotion

Genymotion sering dimanfaatkan untuk melakukan test aplikasi saat sedang membuat aplikasi Android di Android Studio atau lainnya. Jadi Emulator ini kurang cocok jika tujuan kamu ingin bermain game. Namun jika tujuan kamu adalah untuk debugging app Android, Genymotion adalah yang paling tepat.

Genymotion memiliki banyak sekali versi Android yang memungkinkan kita melakukan testing app di berbagai versi Android. Genymotion juga memiliki fitur sensor, recording dan lainnya.

Spesifikasi minimal:

  • Processor: 64 bit CPU.
  • RAM: 8GB.
  • VGA: Intel HD Graphics 4000, Nvidia GeForce 500 Series, ATI Radeon HD 6000 Series atau di atasnya.
  • OS: Windows 7 atau versi yang lebih tinggi.

7. KoPlayer

KoPlayer juga termasuk emulator Android yang ringan. Namun aplikasi ini memiliki beberapa bug yang mengakibatkan lag pada saat menggunakannya. Walaupun demikian, kita bisa menjadikannya sebagai alternatif karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup ringan.

Pada beberapa percobaan KoPlayer dapat berjalan di spesifikasi RAM yang hanya 1GB. Namun tentunya tidak bisa menjalankan game berat. Sayangnya KoPlayer sudah tidak dikembangkan lagi sehingga tidak ada perbaikan bug dan penambahan fitur.

Spesifikasi minimum:

  • RAM: 2GB.
  • CPU: Dual core AMD atau Intel CPU.
  • OS: Windows 7 atau lebih tinggi.

8. LeapDroid

Emulator LeapDroid sangat sederhana namun cukup ringan saat dijalankan. Meskipun sekarang sudah tidak dikembangkan lagi oleh pembuatnya, LeapDroid tetap bisa digunakan untuk bermain game seperti Free Fire dan lainnya. Untuk kamu yang menggunakan spek kentang, LeapDroid juga bisa dicoba.

Spesifikasi minimal:

  • Processor: Dual core AMD atau Intel CPU.
  • RAM: 2GB.
  • OS: Windows 7 atau di atasnya.

9. Droid4X

Meskipun tidak cukup populer, Droid4X juga bisa diandalkan pada spek jadul. Emulator ini tidak hanya untuk gamers tapi juga bisa digunakan untuk testing app Android seperti debugging dan lainnya. Tersedia juga fitur recording.

Tampilan dari aplikasi ini juga cukup sederhana. Namun ada beberapa game populer yang tidak dapat dimainkan di Droid4X misalnya FF dan Minecraft.

Spesifikasi minimum:

  • OS: Windows XP atau diatasnya.
  • RAM: 2GB.
  • Processor: Intel atau AMD.

Penutup

Sebenarnya emulator Android lebih berat dibandingkan OS Android di PC. Hal ini dikarenakan sistem emulator berada di atas sistem operasi Windows atau OS lain yang kita gunakan di PC. Sehingga resource seperti RAM, CPU dan lainnya akan terbagi untuk Windows dan juga untuk emulator. Berbeda jika kita menggunakan OS Android PC, sistemnya langsung dapat mengakses hardware dan tidak berada di bawah OS lain.

Oleh karena itu, jika spesifikasi laptop atau PC kamu kentang atau jadul maka sebaiknya gunakan Android OS PC. Seperti Phoenix OS, PrimeOS dan lainnya. Dengan begitu resource hardware hanya digunakan oleh Android, bukan sistem operasi lainnya.

M. Hernawan
Web developer yang juga suka dengan dunia sysadmin. Pernah belajar Teknik Informatika di Indonesia.

Kirim Komentar