Cara Cek Windows 10 Asli atau Bajakan

Windows 10 dikatakan asli atau original jika system operasi tersebut diaktivasi menggunakan lisensi resmi dari Microsoft. Lisensi tersebut bisa diperoleh dari proses pembelian resmi atau program resmi Microsoft seperti Microsoft Student Partner yang menyediakan lisensi gratis untuk mahasiswa dari kampus masing-masing.

Saat ini sudah menjadi hal yang lumrah di Indonesia jika melakukan aktivasi menggunakan aplikasi pihak ketiga. Padahal tindakan tersebut tidak diperbolehkan karena merupakan tindakan pembajakan software. Lalu, bagaimana dengan Windows yang digunakan pada laptop atau komputer kita? Apakah original atau malah bajakan?

Jika kita membeli sebuah laptop atau komputer dari pihak yang sudah resmi dan terpercaya tentunya kita tidak perlu meragukan lagi keaslian Windows 10 yang disertakan. Namun jika kita membelinya dari pihak yang kurang terpercaya maka selain kita harus cek spesifikasi laptop tersebut, kita juga perlu mengecek keaslian windows 10 yang disertakan. Nah, berikut ini saya share 3 cara yang bisa dilakukan mulai dari yang paling akurat yaitu melalui CMD.

Menggunakan Software License Manager pada CMD

Cara pertama ini direkomendasikan oleh salah satu Independent Advisor dari Microsoft dengan hasil yang akurat. Software License Manager merupakan tool dari Microsoft yang bisa diakses melalui Command Prompt Windows. Untuk menggunakannya kita hanya perlu memanggil tool tersebut dengan perintah slmgr.

Berikut adalah cara cek windows 10 asli atau bajakan di laptop atau komputer menggunakan CMD.

  1. Buka Run dengan cara menekan tombol Windows + R pada keyboard lalu tekan Enter.
  2. Ketik cmd kemudian tekan Enter.
  3. Ketik slmgr /dlv kemudian tekan Enter.
  4. Tunggu hingga layar Windows Script Host tampil.
  5. Cek pada baris Description. Windows 10 bajakan biasanya ditunjukkan dengan kata VOLUME_KMSCLIENT. Windows 10 asli yang pre-install biasanya ditunjukkan dengan OEM_DM atau OEM_xxxxx. Windows 10 original hasil pembelian ditunjukkan dengan RETAIL.
  6. Lihat pada baris di bawahnya jika ada activation expiration berarti Windows tersebut bajakan. Expiration menandakan system operasi tersebut tidak aktif secara permanen.
  7. Klik OK untuk menutup tool.
Perbedaan antara windows 10 asli dan bajakan

Slmgr memiliki beberapa opsi lain yang bisa digunakan. Opsi slmgr /xpr digunakan untuk menampilkan expiration (lisensi permanen atau tidak). Opsi slmgr /dli digunakan untuk menampilkan jenis lisensinya. Sedangkan slmgr /dlv untuk menampilkan secara lengkap.

Menggunakan menu Settings

Cara ini digunakan untuk melihat status aktivasi Windows yang kita gunakan. Karena tampilan berbasis GUI maka langkah-langkahnya lebih mudah daripada cara sebelumnya.

Berikut ini adalah cara mengetahui windows 10 asli atau palsu menggunakan menu Settings.

  1. Klik menu Start.
  2. Klik ikon Settings.
  3. Lalu klik Update & Security.
  4. Setelah itu klik Activation.
  5. Lihat pada baris Activation. Jika terdapat “Windows is activated with a digital license” berarti Windows yang digunakan asli.

Sebenarnya sudah tidak ada alasan lagi untuk menggunakan Windows bajakan karena Windows 10 tetap bisa digunakan walaupun tanpa melakukan aktivasi. Memang beberapa fiturnya akan dinonaktifkan, tapi mayoritas fitur utama tetap bisa digunakan. Jika ingin mendapatkan Windows yang lebih murah kita dapat memilih laptop yang sudah ada Windows di dalamnya. Tentunya ini hanya untuk anda yang berencana membeli laptop.

Berbicara tentang Microsoft Student Partner yang telah saya tulis di awal. Jika anda adalah seorang mahasiswa maka bisa bertanya pada kampus apakah kampus ikut dalam program tersebut. Jika kampus ternyata ikut dalam program tersebut maka kita bisa meminta lisensi MSP untuk Windows 10 secara gratis. Lumayan, dengan lisensi tersebut kita bisa menggunakannya selama menjadi mahasiswa.

M. Hernawan
Web developer yang juga suka dengan dunia sysadmin. Pernah belajar Teknik Informatika di Indonesia.

Kirim Komentar